PEMANFAATAN PENGGUNAAN FILLER BOTOL KACA TERHADAP CAMPURAN AC-WC

Authors

  • Abd. Rahman Noka Universitas Gorontalo Author

DOI:

https://doi.org/10.66865/24hm1239

Keywords:

Beton aspal, Asphalt Mixing Plant, marshall dan flow, VMA, VIM

Abstract

Salah satu jenis lapis perkerasan aspal yang bersifat struktural dan umum dipakai di Indonesia yang dtempatkan pada lapis permukaan struktur perkerasan jalan adalah Beton aspal (AC) yang meliputi bahan pengisi, aspal, dan agregat. Lapisan atas dari struktur perkerasan jalan raya, yang dikenal sebagai Aspal Beton dengan lapisan aus (AC-WC) terhubung langsung ke roda kendaraan, lapisan tersebut yang digunakan pada penelitian ini. Penelitian ini meneliti pemanfaatan penggunaan filler botol kaca sebagai pengganti bahan pengisi. Botol kaca mengandung silikon oksida, kalsium, natrium, dan berbagai mineral lainnya, Botol kaca dipilih pada penelitian ini karena dapat lebih terjangkau dan mudah di dapatkan di Provinsi Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Universitas Gorontalo dengan menggunakan agregat dari Asphalt Mixing Plant (AMP) PT. Tjakrindo Mas yang berlokasi di Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo. Aspal yang digunakan dengan Pen. 60/70 dengan presentase gabungan agregat : agregat kasar 13,5%, agregat kasar (medium) 35%, agregat halus 35%, agregat halus (pasir) 15% dan filler 1,5% serta menggunakan kadar aspal 5,50%. Benda uji dibuat sebanyak 5 benda uji pada setiap variasi dengan total 15 benda uji. Hasil penelitian menggunakan filler botol kaca dan abu batu dengan perbandingan 100 : 0, 75 : 25, 50,50 dan 25 : 75, menghasilkan adanya perbedaan pada karateristik Marshall yang dimana nilai stabilitas marshall dan flow yang semakin membesar dan ada beberapa variabel yang memenuhi dan yang tidak memenuhi spesifikasi pada VMA, VIM, dan VFB.

Downloads

Published

2026-05-16

Issue

Section

Articles

How to Cite

PEMANFAATAN PENGGUNAAN FILLER BOTOL KACA TERHADAP CAMPURAN AC-WC. (2026). SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur), 2(1), 31-39. https://doi.org/10.66865/24hm1239