ANALISIS ESTIMASI KEUNTUNGAN PADA PROYEK KONSTRUKSI

Authors

  • Mohamad Janwar Nani Universitas Gorontalo Author

DOI:

https://doi.org/10.66865/4mgf1q68

Keywords:

Estimasi Biaya, Rencana Anggaran Biaya, Rencana Anggaran Pelaksanaan, Konstruksi Terminal, Analisis Selisih Biaya

Abstract

Proses perhitungan biaya yang memadai dan akurat sangat penting untuk memastikan stabilitas anggaran, meminimalkan risiko pembengkakan biaya atau ketidakadilan dalam alokasi sumber daya, serta memberikan kejelasan mengenai kebutuhan finansial yang diperlukan. Pengumpulan data dilakukan melalui penelitian langsung dengan melakukan observasi terkait aktivitas perusahaan dan melalui wawancara. Wawancara merupakan metode pengumpulan data dengan melakukan sesi tanya jawab terkait objek penelitian atau meninjau materi wawancara dengan responden relevan yang dianggap mampu memberikan data atau informasi yang akurat.

Lantai satu terdiri dari 7 ruangan dengan tata letak sebagai berikut: area toilet sisi kiri berukuran 6,00 x 6,00 m², area wudhu berukuran 6,00 x 2,50 m², ruang salat berukuran 6,00 x 6,00 m², ruang kesehatan berukuran 6,00 x 6,00 m², ruang panel berukuran 6,00 x 3,00 m², ruang laktasi berukuran 6,00 x 3,00 m², toilet sisi kanan berukuran 6,00 x 6,00 m², serta area tunggu, lobi lantai satu, dan ruang kedatangan. Lantai dua memiliki 3 ruangan yang terdiri dari: area toilet di sisi kanan berukuran 6,00 x 6,00 m², ruang kontrol berukuran 6,00 x 3,00 m², ruang rapat berukuran 20,50 x 6,00 m², dan kantin (food court). Total biaya konstruksi Gedung Terminal Malalayang Tipe A adalah Rp13.189.341.935,72 (Tiga Belas Miliar Seratus Delapan Puluh Sembilan Juta Tiga Ratus Empat Puluh Satu Ribu Sembilan Ratus Tiga Puluh Lima Rupiah Tujuh Puluh Dua Sen). Estimasi biaya RAP untuk pembangunan Gedung Terminal Malalayang Tipe A menggunakan metode survei lapangan adalah Rp12.456.388.939,02 (Dua Belas Miliar Empat Ratus Lima Puluh Enam Juta Tiga Ratus Delapan Puluh Delapan Juta Sembilan Ratus Tiga Puluh Sembilan Rupiah Dua Sen). Selisih biaya antara RAB dan RAP untuk pembangunan Gedung Terminal Malalayang Tipe A adalah Rp732.952.996,70 (Tujuh Ratus Tiga Puluh Dua Juta Sembilan Ratus Lima Puluh Dua Ribu Sembilan Ratus Sembilan Puluh Enam Rupiah Tujuh Puluh Sen), yang mencakup estimasi persentase keuntungan kontraktor sebesar 5,56% dari nilai RAB setelah dikurangi nilai RAP.

Downloads

Published

2026-05-16

Issue

Section

Articles

How to Cite

ANALISIS ESTIMASI KEUNTUNGAN PADA PROYEK KONSTRUKSI. (2026). SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur), 2(1), 26-30. https://doi.org/10.66865/4mgf1q68