Optimasi Pekerjaan Konstruksi Dengan Metode TCTO Dan Overtime Pada Proyek Bangunan Gedung Rapat

Authors

  • Wachid Hasyim Faculty of Engineering, Universitas Wiralodra Author
  • Mahdika Nanda Faculty of Engineering, Universitas Wiralodra Author
  • Dwi Sania Alifah Faculty of Engineering, Universitas Wiralodra Author

DOI:

https://doi.org/10.66865/cqv1yd73

Abstract

Keterlambatan proyek konstruksi dapat meningkatkan biaya pelaksanaan dan mengganggu pencapaian target waktu sehingga diperlukan strategi percepatan yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis jalur kritis proyek, mengevaluasi pengaruh metode Time Cost Trade Off (TCTO) dan Overtime terhadap perubahan waktu dan biaya, serta menentukan metode percepatan yang paling efektif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data berupa time schedule, Rencana Anggaran Biaya (RAB), laporan kemajuan pekerjaan, serta data harga satuan upah dan material pada proyek pembangunan gedung rapat di Kabupaten Indramayu. Analisis dilakukan menggunakan Critical Path Method (CPM), metode TCTO, dan metode Overtime. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan aktivitas pada lintasan kritis dengan nilai slack nol. Metode TCTO mampu mempercepat durasi proyek menjadi 24 hari, sedangkan metode Overtime menghasilkan percepatan dengan tambahan biaya yang relatif lebih rendah. Secara keseluruhan, TCTO lebih efektif dalam memaksimalkan percepatan waktu, sedangkan Overtime lebih efisien dari aspek biaya, sehingga pemilihan metode perlu disesuaikan dengan prioritas waktu dan anggaran proyek.

Downloads

Published

2026-10-09

How to Cite

Optimasi Pekerjaan Konstruksi Dengan Metode TCTO Dan Overtime Pada Proyek Bangunan Gedung Rapat. (2026). SIPILART (Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur), 2(2), 18-24. https://doi.org/10.66865/cqv1yd73